Siang ini..
Gelisah mendera..
Tiba-tiba rasa itu muncul dan resah menggelinjang di hati dan tubuh ini..
Ingin ku berteriak..
Ingin menangis..
dan ingin berlari..
Namun aku terikat di ruanganku..

Aku tak ingin hadirnya..
Tak ingin merindunya..
Hadirnya hanya sisakan derita..
Tak dapat kurasa apa sebenarnya yang terjadi..
Sungguh aku tak mengerti..
Sungguh aku dilema..
Antara kremian dan ambeyen..
Ahhh....
Ahhh...
Untuknya..
Sanur, 29 Agustus 2010
Bulan puasa bulan yang penuh berkah... Bulan penuh dengan keajaiban..
Yang biasanya cuma ngobrol bentar2, kemarin akhirnya para lelaki-ku tercinta duduk 1 meja dan makan bersama... Mereka adalah Bapak n my Bibib...
Mulai dari cerita karate, Harley, tinju, sampai spiritual jadi topik malam itu.. Tentu saja sambil menikmati masakan ala chef Mia khusus untuk Bibib.. Hohohoho..
Hidangan sederhana yang nikmat, karena masaknya penuh cinta.. yeakhs.. bahasanya agak-agak hiperbola dah..but it was a wonderful night.. Semoga besok2 masih banyak hari2 yang seperti kemaren..
Aaamiiiiiinnn...
Dia..
Hidup..

Hidup adalah jalan panjang..
Kehidupanku tidak selalu manis dan menjadi kenangan terindah dalam hidupku.
Begitu banyak duri – duri kecil, jalan yang terjal, bahkan jalan menanjak dan berliku, tapi juga ada jalan menurun namun curam dengan jurang di kiri dan kanan yang siap melumat hidup...
Kulewati masalah dan kuselesaikan..
Kadang kulihat ke belakang..
Aku tersemyum bangga, telah berhasil melewatinya..
Kadang aku bertanya pada diriku, "tidakkah kau lelah menghadapi semuanya?"
dan hatiku menjawab, "tidak.. karena di saat aku menghadapi masalah,otakku dan hatiku akan sibuk mencari solusinya,membenahinya..tidak ada waktu untukku lelah..dan saat masalah itu berakhir,aku akan bersyukur padaNya yang telah memberiku kekuatan dan kesabaran untuk menyelesaikan semua masalah ini.."
Tak jarang hati ini sakit, dan efeknya tubuh ini bereaksi dan mengeluarkan cairan di pelupuk mata yg dinamakan air mata..
Kemudian aku bertanya lagi, "tidakkah ingin kau melarikan diri dan mengakhiri semua ini?"
dan aku menjawab, "tidak..aku tidak mau menyesal di kemudian hari.. maka akan kucari solusi dengan sebaik mungkin..sampai akhir nafasku.."
Sesungguhnya bersama kesulitan, ada kemudahan..
bersama air mata, ada senyuman..
bersama kegelisahan, ada ketenangan..
dan bersama rasa takut, ada rasa aman..
Aku bersyukur jika itu kesenangan
dan berusaha bersabar jika itu kesedihan,
karena semua itu adalah ujian..
mee..
p.e.k.a
aku menyesal?
Orang terbiasa mengatakan "Seandainya aku tau, maka tidak begini"
Tapi kita tidak akan tau rencana Tuhan... dan Tuhan tidak membuat buku tentang masa depan...
masa lalu adalah masa lalu..
yg ada di masa lalu tak akan bisa diputar ulang
percuma kita mengharapkan kembali ke masa lalu...
sepanjang umur manusia hidup dia menyerap pengalaman detik demi detik
keputusan yg kita ambil sekarang pencerminan pengalaman sekarang
sekarang dan sebelumnya
jadi kenapa harus menyesal nanti?
mari jadikan masa lalu menjadi bagian hidup,
bukan menjadi sesuatu yg membuat kita terpaku tak melangkah maju..
karena waktu kita untuk hidup tidaklah panjang...


