Beberapa waktu lalu semua menjadi tak lagi seimbang.
Yang terjadi antara otak dan hati menjadi bertentangan.
semua menjadi samar..
Nyaris kehilangan siapa 'aku'
Kemudian di saat yang tepat kau datang..
Menyegarkan bagai es jeruk di siang bolong..
Membangunkanku seperti kopi di tengah kantuk..
dan menyadarkan aku adalah aku..
Denganmu hidupku terasa sempurna
Terima kasih telah membuatku tetap waras
(cuplikan suatu pagi di bulan february 2011)
untitled-1
tujuhfebruariduaribusebelas.
hari ini untuk pertama kali di tahun ini kerasa amat sangat sepi.
disaat aku harus melangkah sendiri.
setelah mendengar kabar terbaru dari tuan berkumis,
semua warna memudar dan menjadi abu-abu.
kamu yang disana
beri aku warna.
agar kembali aku yang dulu.
Good Bye 2010!
Hidup bagaikan roda yang berputar.. Kadang di atas dan kadang di bawah.. Kadang kita bisa ngerasa bahagiaaaaa... dan bisa aja tiba-tiba kita ngerasa sediiiiiiiiiiiiiih banget.. Down dan saking beratnya beban itu, rasanya tanah bumi ini ga bisa lagi menopang.. dan PLUNG! kita tenggelam ke dalam perut bumi.
Noo.. Saya ga mau terhisap dan tinggal di dalam perut bumi.. Masih banyak hal-hal yang menyenangkan di atas sini..
Beberapa waktu lalu, saya sempat membiarkan diri tenggelam dalam sedih, gelisah dan amarah yang ga jelas arah tujuannya. And you know, that's not good for my self..
Perpisahan. Berjuang melewati kesendirian. Belajar mengontrol emosi. Bersama keluarga, sahabat yang menemani dan memberi semangat, Nat, Maesa, Kiap, Hengky, Anton, Ariati, Dina. Mendapat begitu banyak sahabat baru. Memulai hubungan baru yang membawa banyak perubahan. Dua ribu sepuluh yang naik dan turun dengan cepat seperti roller coaster. Namun saya telah melaluinya dengan baik menurut versi saya. Dengan baik melewati sakit hati yang ada, menerima dengan tenang sebuah pengakuan yg telah bertahun-tahun ditutupi dan memaafkan dengan tulus ikhlas,.. Terima kasih Tuhan.. Itu 2010.
Cukup.
Tutup buku dan mulai lagi yang baru dengan harapan-harapan baru. Semoga semuanya menjadi lebih baik dan menyenangkan di 2011. Melangkah dengan mantap tanpa keraguan. Amiiiin..
Happy New Year 2011... :)
Kusisipkan dalam Doaku
Hari ini saya mengalami peristiwa yang langka.. Langka selangka-langkanya..Bahkan belum pernah terjadi dalam hidup saya..
Peristiwa itu adalah 'Saya sholat..'
Hehehehe..
Bukan sholat-nya yang langka.. Tapi dengan siapa saya sholat.. Hohohoho..
Yak! Saya sholat bareng pacar di rumahnya.. itulah yg menjadi hal langka buat saya...
Gyaaaaaakakakakakakakakak... Gimana rasanyaaaaaaaaaa? Ummmmm.. deg-deg-an..terharu.. dan adem... hihihihihihi...
Sebelum sholat,
memandang punggungnya sempet mikir, "Diakah yang akan jadi Imamku? Percayakah aku padanya? Dan sanggupkah dia menjalani tanggung jawab sebagai Imam yang baik untuk istri dan anaknya kelak?"
Dan semua pertanyaan itu, kusisipkan dalam doaku hari ini.. Dan berharap mendapat jawaban yg terbaik untuk semua..
Dan seusainya, kami saling pandang dan hening sejenak.. Entah apa yg ada di pikirannya.. dan entah apa yg ada di pikiran saya.. *lho?
Hanya menikmati kelangkaan ini.. dan berharap ini menjadi hal biasa yang tak lagi langka.. sebuah rutinitas yang dilakukan tiap hari..
Amiiin.
(lebay ga siy?hahaha..)
Six Months
Thank you for your kindness
Thank you for your time
and thank you for your love...
Thank you, Dear...
Di Luar Sana
Aku duduk di terminal bus tanpa seorangpun yang kukenal. Headphone di telinga memainkan lagu Clocks-nya Coldplay.
Waktu sudah menunjukkan jam 6 sore.
Sepertinya sebentar lagi bus akan segera berangkat.
Berulangkali aku menghela nafas panjang, mencoba mengatur irama nafas agar lebih santai.
Mencoba melihat sekeliling. Terpikir, begitu banyak manusia di bumi ini dan masing-masing membawa masalahnya. Sepertinya semua akan mengeluh pada Tuhan dan bercerita dengan penuh air mata kepadaNya. Tapi kini, semua terlihat biasa-biasa saja.. Masalah-masalah itu tak terlihat karena tertutup tulang, daging dan kulit... Yang tampak kini hanyalah manusia-manusia biasa yang akan naik bus.
Sama sepertiku.
18.15wita
Aku menaiki bus.
Sepuluh jam dalam bus, sepertinya akan menjadi malam yang panjang.
Bus berangkat..
Di luar sana langit mulai gelap. Kebetulan bangku di sebelahku kosong. Great.. Bakal jadi malam yg sepi.. Meluangkan banyak waktu untuk merenung.
Ya merenung.
Merenungi hubungan terakhirku.
Biasanya sehabis putus, ritualnya aku akan melarikan diri ke Malang melepas penat, bersedih-sedih ria dan akhirnya kembali ke Bali dengan ceria lagi.
Awal tahun ini, aku menangis tersedu di bandara Ngurah Rai.. Melepas kepergiannya.
Kemudian dia berbisik, "Jaga diri baik-baik ya.." dan tangisku semakin histeris. Berasa lagi syuting filem adegan Rangga-Cinta..
"Ranggaaaaaaa..."-------"Cintaaaaaaa..." dan mereka berpelukan...
Tapi di sini ga gitu kondisinya..Aku belepotan air mata dan ingus bercampur upil.. Ga karuan lagi lah bentuknya.
Kemudian kami berpisah...
Kini,aku menghela nafas kembali...
Lagu Nsync-Selfish mengalun lembut..
"I just don't understand
Why you're running from a good man baby
Why you wanna turn your back on love
Why you've already given up"
Lagu perpisahan kami.. Isinya pas ngena..
Sesungguhnya hubungan kami baik-baik saja... Terlalu baik-baik saja sampai kami (atau aku saja?) berada di satu titik dimana semua menjadi hambar. Mungkin kita (atau aku saja?) sudah meredup. Hati ini meredup. Rindu akan terangnya cahaya dan hangatnya mentari... Mungkin kepercayaan kami sudah lama memudar dan akhirnya mati diam-diam.
Dan janji yang pernah terucap menjadi begitu mudah terlupa atau menguap karena panasnya musim ini.. Perbedaan berpikir, masalah eksternal, orang tua, orang ketiga, lelah akan penantian, jarak...
Begitu banyak alasan kita untuk berpisah ya?
"To prove that I'm the only one for you
So what's wrong with being selfish, selfish, selfish, selfish...
So what's wrong with being selfish..."
Di luar sana sudah benar-benar gelap. Rasa kantuk menyerang.. Saat lagu ini berakhir dan aku terlelap dalam tidurku, aku tau aku pasti akan melupakannya,
karena di luar sana aku akan segera menemukan matahariku...
To Qeyjoth : Thank you for inspiring me..






