Thank you for your kindness
Thank you for your time
and thank you for your love...
Thank you, Dear...
My life.. My love.. My world.. My mind.. Just about mee.. mee and me.. Welcome to my wonderful life..
Aku duduk di terminal bus tanpa seorangpun yang kukenal. Headphone di telinga memainkan lagu Clocks-nya Coldplay.
Waktu sudah menunjukkan jam 6 sore.
Sepertinya sebentar lagi bus akan segera berangkat.
Berulangkali aku menghela nafas panjang, mencoba mengatur irama nafas agar lebih santai.
Mencoba melihat sekeliling. Terpikir, begitu banyak manusia di bumi ini dan masing-masing membawa masalahnya. Sepertinya semua akan mengeluh pada Tuhan dan bercerita dengan penuh air mata kepadaNya. Tapi kini, semua terlihat biasa-biasa saja.. Masalah-masalah itu tak terlihat karena tertutup tulang, daging dan kulit... Yang tampak kini hanyalah manusia-manusia biasa yang akan naik bus.
Sama sepertiku.
18.15wita
Aku menaiki bus.
Sepuluh jam dalam bus, sepertinya akan menjadi malam yang panjang.
Bus berangkat..
Di luar sana langit mulai gelap. Kebetulan bangku di sebelahku kosong. Great.. Bakal jadi malam yg sepi.. Meluangkan banyak waktu untuk merenung.
Ya merenung.
Merenungi hubungan terakhirku.
Biasanya sehabis putus, ritualnya aku akan melarikan diri ke Malang melepas penat, bersedih-sedih ria dan akhirnya kembali ke Bali dengan ceria lagi.
Awal tahun ini, aku menangis tersedu di bandara Ngurah Rai.. Melepas kepergiannya.
Kemudian dia berbisik, "Jaga diri baik-baik ya.." dan tangisku semakin histeris. Berasa lagi syuting filem adegan Rangga-Cinta..
"Ranggaaaaaaa..."-------"Cintaaaaaaa..." dan mereka berpelukan...
Tapi di sini ga gitu kondisinya..Aku belepotan air mata dan ingus bercampur upil.. Ga karuan lagi lah bentuknya.
Kemudian kami berpisah...
Pernahkah kalian punya pengalaman yang jenius menurut anda, walaupun semua orang menganggap itu bodoh?
Saya sukses mengalaminya..dan saya menganggap itu adalah tindakan jenius.. Begini ceritanya,
Once upon a time...
Biar keliatan keren, pembukaannya pake nginggris.. Sisanya ngendonesa aja lah..
Oke, Once upon a time...
Di suatu sore yang cerah.. Tepatnya jam 5 sore waktu Bali. Saya masih berada di dalam tubuh kecil saya.. Tepatnya tubuh yg berumur 10 tahun..
Sehabis mandi, aku suka main-main di halaman rumah.. Melanjutkan penelitian-penilitian yang menurutku saat itu PENTING. Contohnya, bagaimana merebus air di panci plastik tanpa api, namun menggunakan kaca pembesar (ya iyyalaaa ga pake api..klo pake api kan panci plastiknya meleleh!). Atau bagaimana menghasilkan shampoo dengan daun-daunan hasil colongan dari kebun tetangga?
Begitulah penelitian penting saya..
dan masih berhubungan dengan penelitian..
Sibuk meracik di panci plastik kesayanganku. Sibuk mengorek getah batang pisang, kemudian berpindah ke getah kaktus, getah pepaya, perasan jeruk nipis, dan terakhir adalah isi lidah buaya!
Diaduk-aduk beberapa saat... Kemudian dengan jeniusnya, racikan tadi aku oleskan di wajah seperti orang memakai masker bengkoang,masker pemutih, atau yang sejenisnya.. Tentunya dengan harapan jadi tambah cakep.. :) Yang kemaren aku adalah angsa cantik rupawan (bukan bebek curuk rupa), ngarep esok hari jadi rupawan lagi bak Cinderella.
Aturan pemakaian masker, cucilah wajah anda setelah 10mnt.. atau setelah kering..
Sayangnya, aturan tersebut kelupaan.. Jadi, aku melewatkan malam dengan tidak mencuci muka..
Lanjut makan malam, main nitendo, kemudian tidur.. Semasa kecilku, aku memang tidak mengenal kata belajar..
Kan sudah jenius...
November 3, 2010
Teman 1 : Centil..
Me : ya?
Teman 1 : Aku baca blogmu.
Me : trus?
Teman 1 : ternyata kmu melow yah?
Me : hah???
Teman 2 : Mi, tulisanmu di blog melow rek!
Me : moso siy?? kaya'e cerah ceria deh?
Teman 2 : Kamu iku centil tapi berhati melow..
Me : hah??? moso???
Oke. Pagi ini sudah dua orang yang menyatakan saya melow.
Dan itu karena membaca tulisan saya yg ini.
WHUAAATTTT???? Aku yang cerah ceria ini melow???
Sudah berHIJAU ria begini masih melow?
Hehe.. Agak lebay jijay..
Eniwei...
Beberapa teman di jaman SMA nyaman memanggilku 'Centil'.
Dan para teman ini mungkin ga nyangka kalo dibalik ngakak-ngakak dan pencilak'annya diriku ternyata ada jiwa yg melow.. Asshhhh... Ya, mereka yg pernah hidup denganku (teman sebangku) memang akan geli melihatkyu yg melow..
Contohnya Si Kasiman. Kasiman itu teman sebangku di kelas III IPA 5. selalu bilang, "Kamu pasti bukan perempuan.Aslinya pasti laki.Hah?Ya kan?Ngaku!"
Atau sering juga sehabis diriku berulah, Kasiman bilang, "Kamu aneh..Aku ga pernah liat cewek seaneh kamu"
Ah.. Kasiman.. Kasihan harus menghabiskan masa SMA disisiku..
Kalo Hengky, dia selalu meragukanku.. Selalu bilang "Kon iku lanang opo wedok sih???Rasae awakmu iku ga cocok dadi wedok.Sumpah luweh cocok dadi lanang!"
Dan tentunya dengan adanya blog ini, rasanya menunjukkan pada mereka, bahwa saya juga perempuan normal dan bisa melow juga. Ya.. dan kebetulan di beberapa bulan kemaren saya melow BERAT! Cuma beberapa bulan kemaren.. dan ga akan selamanya begitu.. I Wish..
Sunday,
October 31, 2010
Di dalam kamar..
Ditemani laptop, secangkir nescafe,
terbayang untuk ditemani selinting tembakau, tapi saya berjanji pada pacar tak akan lagi menyentuh lintingan apapun saat sedang tak bersamanya..
keinginan itu pun buyar..
Jemari sibuk mengetik..
Sesekali tersenyum teringat performance Botol Bening semalam..
![]() |
| They're ROCK! |
![]() |
| Nasib Mahasiswa PSSRD Udayana |